INAUGURAL RELEASE

by 'aLi

/
  • Immediate download of [10]-track album in WAV 44.1khz

     $12.50 USD

     

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

about

'aLi - a duo, is Asia's Best Kept Secret.
A special collaboration between Roslan Aziz a prominent Asian music producer-engineer and Malaysia's legendary songwriter-singer Mukhlis Nor.

"What continued for us as a routine day to day exercise of songwriting and music producing "took a turn for the purse". Our collaboration has gone through at least 4 or 5 incarnations over the last 25 years. Same approach, different concept each time." 'aLi

credits

released 08 August 2008

Produced and Mixed by Roslan Aziz
Arranged by 'aLi and Jason Voo
Recorded at the Shaolin Temple KL Malaysia
Mastered by Tony Cousins at The Metropolis London
Digitally prepared by Emily Lazaar at The Lodge NYC
Art & Design by Mukhlis Nor

Drums - Zahid Ahmad
Bass - Andy Peterson
Guitars - Jamie Wilson / David Patrick
Keyboards - Jason Voo
Percussions - Steve Thornton
Horns / Saxes - Greg Lyons,Damien & Bruce
Add drums and basses - Roslan Aziz
All vocals by Mukhlis Nor


All songs written by Mukhlis Nor except NONTERRO - the boss written by Roslan Aziz & Mukhlis Nor
All songs published by Adhicipta Sdn Bhd and Administered by Universal Music Publishing

tags

license

all rights reserved

feeds

feeds for this album, this artist
Track Name: BENAR - the truth
BENAR - the truth

Semua ini benar..

Ke dengar kau sunyi
Sepi di ranjang mu
Sudah pasti tubuh lama tak tersentuh

Larilah jauhkan, kau carilah muka mu
Aku hargai diri
Tapi dengarkan apa yang tersimpan di diri ku

Ku janjikan, tak ku inginkannya
Semua ini benar
Ku janjikan, tak ku inginkannya
Semua ini benar

Ku jadikan bunyi
Kau menyerah sanggup
Situasi tubuh menjadi tak menentu

Ku janjikan, tak ku inginkannya
Semua ini benar
Ku janjikan, tak ku inginkannya
Semua ini benar
Ku janjikan, tak ku inginkannya
Semua ini benar
Ku janjikan, tak ku inginkannya
Semua ini benar

Ku terbayang wajah mu
Dan ku merasa bahagia mu

Ku janjikan, tak ku inginkannya
Semua ini benar
Ku janjikan, tak ku inginkannya
Semua ini benar
Ku janjikan, tak ku inginkannya
Semua ini benar
Ku janjikan, tak ku inginkannya
Semua ini benar

Semua ini benar

Ku janjikan, tak ku inginkannya
Semua ini benar
Track Name: LEMAS - the suffocation
LEMAS

Ada pusaran tara syurga dan neraka
Setelah terpisah sekian lama

Tidak ada apa-apa pun yang menyerupainya
Ia terlalu jauh dari sini

Tetapi mereka yang telah ke sana kembali dengan kisah mencari warna
Iaitu warna yang terhilang sebelum kejadian kita

Warna yang di udara, dan di bunyian dan di jernih kaca
Bersiap-siaplah untuk perasaan yang luar dari jangkaan

Bila udara yang diambil dan bunyi yang diterima menjadi tumpat di mata
Dan langit merah, awan hijau
Lalu dengan pantas tiada lagi perasaan
Seolah-olah mata dan telinga kebas, lemas dan yang bernafas cumalah hati dan nurani

Tetapi mereka yang telah ke sana kembali dengan kisah mencari warna
Yakni warna yang terhilang sebelum kejadian kita

Warna yang di udara, dan di bunyian dan di jernih kaca
Bersiap-siaplah untuk perasaan yang luar dari jangkaan

Bila udara yang diambil dan bunyi yang diterima menjadi tumpat di mata
Dan langit merah, awan hijau
Lalu dengan pantas tiada lagi perasaan
Seolah-olah mata dan telinga kebas, lemas dan yang bernafas cumalah hati

Bila udara yang diambil dan bunyi yang diterima menjadi tumpat di mata
Dan langit merah, awan hijau
Lalu dengan pantas tiada lagi perasaan (Dan langit merah, awanan nan hijau)
Seolah-olah mata dan telinga kebas, lemas dan yang bernafas cumalah hati

Song written by Mukhlis Nor
Published by AdhiCipta Sdn Bhd & Universal Music Publishing
Track Name: ZAHIR DIPERBATASAN -the war
ZAHIR DIPERBATASAN

Lahir mu di tanah tumpah darah ibu mu
Yang harus engkau warisi bukan lagi milik mu
Ayah cuma mencuba pertahankan segala
Gugurkah ayah mu syahid?
Kan ditakdirkan semua

Kau merenung nun jauh
Jerit suara mu

Membesar kau di bumi yang melihat kekejaman
Dapatkah engkau akhirnya merasa keamanan?

Ku merenung nun jauh
Jerit hati ku

Mungkin didengari
Tapi siapa peduli
Apakah mereka semua melihat akibatnya?

Lahir mu di tanah tumpah darah ibu mu
Yang harus engkau warisi bukan lagi milik mu

Khayalan membawanya, khayalan membawa ku

Ilmu tuntutan mu peluru kau jadikan
Tapi apa daya kau insan jika gergasi dilawan?

Kau merenung nun jauh
Jerit suara mu
Ku merenung nun jauh
Jerit suara ku
Di sebalik bekas tapak kaki mu
Ketamakan hati

Insan yang seperti mu
Beza mereka dari mu
Apakah mereka semua melihat akibatnya?

Tidak didengari
Hanya gema gema kembali
Apakah mereka semua melihat akibatnya?

Lahir mu di tanah tumpah darah ibu mu
Yang harus engkau warisi bukan lagi milik mu

Song written by Mukhlis Nor
Published by Adhicipta Sdn Bhd & Universal Music Publishing
Track Name: NONTERRO - the boss
NONTERRO

Menggelar nonterro
Gua kira menggelar nonterro
Sesaja gua tak perdaya
Betul-betul macam cerita hero
Gua jajah gagah bermaya

Gua kira menggelar nonterro
Hiburan bila serasa
Caranya kuasai menjaya
Berhabisan, mana ada sisa?

Hey, gua menggelar nonterro
Semuanya gualah penjagal
Bila lu berhajat mencari
Silalah lu menolak gagal
Nonterro!

Inilah anugerah puas gua merasanya
Apalah ijazah?
Tipu menipu merbahaya
Apa pun terjadi gua tanya siapa pun berani
Selama ini gua pun mana ada membayang bersusah-payah perasannya

Itulah...

Ey, gua kira menggelar nonterro
Sesaja gua tak perdaya
Betul-betul macam cerita hero
Gua jajah gagah sekadar di maya
Pertaruhan menjadikan gua selera
Hiburan serasa

Terjadi penawar, puasnya gua dari bahagia
Penawar sakti bergilir meresap di dalam kebosanan
Adapun kalau gua merasakan hanya gembira

Itulah gua kira menggelar nonterro
Hiburan bila serasa
Caranya kuasai menjaya
Berhabisan, mana ada sisa?

Hey, gua menggelar nonterro
Semuanya gualah penjagal
Bila lu berhajat mencari
Silalah lu menolak gagal
Nonterro!

Hanyalah pengaruh puas gua merasa bahagia
Sedia lu jadi berceria dan mengatakan gembira
Carilah ubatnya selalu gua merasa sentuhan
Mainan melayan sejati pabila kejemuan
Betul-betul nonterro... nonterro!

Gua rasa confident dia orang yang gementaran, gelisah
Selama ini jadilah pedoman
Hidup gua yang selalunya bersenda

Itulah...

Jalan apa ada?
Dengan mudah saja kenalah lu nonterro
Lubang apa ada?
Gua tahu saja di mana
Tanya siapa yang hero?
Jalan apa ada?
Dengan mudah saja kenalah lu nonterro

Nonterro! itulah... gua kira gua hero macam McGyver

Lubang apa ada?
Gua tahu saja di mana
Tanya siapa yang hero?

Macam Sean Connery

Song by Roslan Aziz
Lyrics by Mukhlis Nor
Track Name: JENTERA - the machine
JENTERA

Di bawah deruan jentera
Yang menusuk ke rahim ku
Ada nyawa yang mengharapkan
Walau suaranya tak terluas
Tetap ku rasa pekiknya

Di bawah deruan jentera
Yang menusuk ke rahim ku
Ada nyawa yang mengharapkan
Walau suaranya tak terluas
Tetap ku rasa pekiknya

Dalam keadaan bergelora
Berulang bisikan asmara
Diselang perasaan berdosa

Dalam keadaan bergelora
Berulang bisikan asmara
Diselang perasaan berdosa

Dalam keadaan bergelora
Berulang bisikan asmara
Diselang perasaan berdosa

Dalam keadaan bergelora
Berulang bisikan asmara
Diselang perasaan berdosa

Dalam keadaan bergelora
Berulang bisikan asmara
Diselang perasaan berdosa

Dalam keadaan bergelora
Berulang bisikan asmara
Diselang perasaan berdosa

Dalam keadaan bergelora
Berulang bisikan asmara
Diselang perasaan berdosa
Track Name: HARING - the smell
HARING

Ku usik kenangan lama
Bermusim yang hujan dan kering
Helang seraya membisik kepadanya
Adapun ini khabar yang penting

Kemuning berbunga
Di musim dedaunnya kering
Helah ku bertanya tetapi mengah
Mengapa yang ku terbau haring?

Lain ayunan
Terjadi lagi
Orang bulan, orang tepi jalan
Dapat memahami keadaan ini

Ku usik kenangan lama
Bermusim yang hujan dan kering
Helang seraya membisik kepadanya
Adapun ini khabar yang penting

Kemuning berbunga
Di musim dedaunnya kering
Helah ku bertanya tetapi mengah
Mengapa yang ku terbau haring?

Lain ayunan
Terjadi lagi
Orang bulan, orang tepi jalan
Dapat memahami keadaan ini

Lain ayunan
Terjadi lagi
Orang bulan, orang tepi jalan
Dapat memahami keadaan ini

Lain ayunan
Terjadi lagi
Orang bulan, orang tepi jalan
Dapat memahami keadaan ini

Written by Mukhlis Nor
Track Name: BEBAS - the freedom
BEBAS

Ku duga jadi begini
Bila kau tiada di samping ku
Kedinginan di hati yang selalu merindui mu
Kini dakapan mu ku rindu

Kau yang telah lama aku nanti
Kesabaran ku direstui mu
Tapi pertemuan yang sementara ini
Hanya menduga hati ku

Semalam ku termimpi diri mu di sini
Terjaga ku seorang diri kini
Lama ku menanti diri mu selama... selama ini

Ku bebas di awan dapat diungkap
Kau di lautan melayar jauh
Di kala ku selam masih bebas ku rasakan dari mu
Bersamalah semula

Doa mengiringi mu bersama
Setelah jatuh kepada diri
Cuma harapan semoga masanya hampir
Dikau kembali

Semalam ku termimpi diri mu di sini
Terjaga ku seorang diri kini
Lama ku menanti diri mu selama... selama ini

Ku bebas di awan dapat diungkap
Kau di lautan melayar jauh
Di kala ku selam masih bebas ku rasakan dari mu
Bersamalah semula

Ku bebas di awan dapat diungkap
Kau yang di lautan melayar jauh
Di kala ku selam masih bebas ku rasakan
Ia bebas curahan dari mu
Bersamalah semula

Written by Mukhlis Nor
Published by Adhicipta Sdn Bhd / Universal Music Publishing
Track Name: MATAHARI - the woman
Song by Mukhlis Nor
Track Name: MERONG - the legend
Merong (Bhg. 1 & 2)

Putera menari di senjakala
Di bahtera yang tenggelam timbul dek ombak
Wahai kelana yang indah perkasa
Kemana pelabuhannya?

...Pelabuhannya

Kata Merong, "Timur Polonnaruwa.
Di mana berhala setinggi gunung."
Bagai di syurga
Air yang mengalir
Pepohon bunga seroja

Bunga seroja...

Busarnya Ayun ayunan
Gemilangnya halilintar membelah

Sabermula

Maharani tersenyum
Gembira dalam tangisan
Siang gelap malam terang
Dalam menghadapi yang menjadikan

Ku tunaikan janji mu
Apakah kau relakan ku?
Sia ku siakan waktu
Dalam menghadapi yang menjadikan

Seraya tiba masanya
Engkau seolah berlagu
Di langit ada padahnya
Di tanah ada madahnya

Ku tunaikan janji mu
Apakah kau relakan ku?
Sia ku siakan waktu
Dalam menghadapi yang menjadikan

Seraya tiba masanya
Engkau seolah berlagu
Di langit ada padahnya
Di tanah ada madahnya

Maharani tersenyum
Gembira dalam tangisan
Siang gelap malam terang
Dalam menghadapi yang menjadikan
Yang menjadikan
Track Name: SUATU MIMPI - the dream
Song by Mukhlis Nor